Pendidikan Kimia Universitas Jambi

Selasa, 25 September 2012

kabut asap di jambi ganggu penerbangan.

tribunnews-Kabut asap masih saja menutup Kota Jambi. Akibatnya sangat berdampak pada arus angkutan udara (penerbangan) dari dan menuju Bandara Sultan Thaha (Sutha) Jambi.
Minggu (23/9/2012) pagi, beberapa jadwal penerbangan kembali dibuat kacau. Salah satunya dialami maskapai Lion Air. Sudah terbang dari Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Jakarta, namun tidak jadi mendarat di Jambi.
Kemarin pagi, jarak pandang mencapai titik terendah dengan hanya 500 meter saja.
Muhammad Nur, Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi mengatakan, jarak pandang di Minggu pagi memang sangat terbatas.
Pada pukul 06.00 hanya 800 meter.
"Bahkan turun jadi 500 meter pukul 06.30-08.00," ujarnya saat ditemui di Kantor BMKG yang juga berlokasi di lingkungan Bandara Sutha Jambi.
Semakin siang, jarak pandang semakin meningkat. 900 meter pada pukul 08.30, 1.300 meter pada pukul 09.00, meningkat lagi jadi 2.500 meter pada pukul 12.00. Kondisi ini semakin baik hingga jarak pandang mencapai 5.000 meter pada pukul 13.00.
M Nur mengatakan, sejak beberapa waktu terakhir, tren perubahan jarak pandang selalu sama. Sangat minim untuk penerbangan di waktu pagi, dan semakin membaik seiring waktu yang beranjak semakin siang.
Kemudian mendekati sore hari, jarak pandang menurutnya juga semakin menurun, karena suhu menurun, dan kecepatan angin yang juga semakin rendah.
Akibat kabut asap yang tebal, Lion Air gagal mendarat. "Sempat akan divert (dialihkan) ke Palembang (Bandara Sultan Mahmud Badarudin II), tapi jarak pandang juga terbatas. Terpaksa balik lagi ke Jakarta," ujar Alzog Pendra, Manajer Operasional Bandara Sultan Thaha, Minggu (23/9/2012) sore.
Alzog mengatakan, seharusnya pesawat Lion Air yang terpaksa balik ke Jakarta tersebut, mendarat di Bandara Sutha pukul 07.30 WIB.
Namun urung dilakukan, karena jarak pandang di bawah 1.000 meter, sehingga tidak mungkin dilakukan pendaratan.
Hal ini hampir persis seperti yang terjadi beberapa hari lalu. Dimana pesawat Lion Air juga harus kembali ke Jakarta, setelah jarak pandang terlalu pendek di Jambi, dan terlalu berisiko jika dipaksakan mendarat.
Hingga berita ini diturunkan, Manajer Lion Air Jambi, Mardanus, belum berhasil dikonfirmasi. Berkali-kali dihubungi, namun nomor telepon selular yang biasanya ia gunakan, tidak aktif.
"Tidak cuma Lion, Garuda juga terganggu. Akhirnya dua penerbangan dijadikan satu," ujar Alzog lagi.
2 Jadwal Garuda Digabung
Indahsari, Station Manager Garuda Indonesia Jambi, mengatakan adanya penggabungan penerbangan dari Jakarta ke Jambi.
Karena alasan jarak pandang di Jambi yang sangat terbatas, pesawat dengan nomor penerbangan GA 130, yang seharusnya beranjak dari Jakarta pukul 09.00 WIB, terpaksa diundur.
"Jarak pandang kurang dari 2.500 meter. Demi alasan keselamatan penumpang, maka terpaksa kita undur hingga siangnya," ujar Indahsari.
Karena kondisi jarak pandang di Jambi yang belum juga membaik, akhirnya sampai bertemu dengan jadwal penerbangan Garuda yang kedua. Mengingat jumlah penumpang yang juga bisa diangkut dengan satu pesawat saja, akhirnya diputuskan hanya satu penerbangan Garuda dari Jakarta ke Jambi.
Jakarta-Jambi baru take off pukul 12.30 dengan nomor penerbangan GA 132, dengan pesawat yang sama pukul 14.30 kembali sejumlah penumpang berangkat dari Bandara Sultan Thaha Jambi ke Jakarta dengan nomor penerbangan GA 133.
Indahsari mengatakan, sejatinya pihak Garuda sudah mengantisipasi kemungkinan penundaan terbang tersebut. Langkah yang dilakukan Garuda adalah dengan memindahkan jadwal penerbangan menjadi lebih siang, yakni dari pukul 06.00 menjadi pukul 09.00.

hukum hess

Menurut hukum Hess, karena entalpi adalah fungsi keadaan, perubahan entalpi dari suatu reaksi kimia adalah sama, walaupun langkah-langkah yang digunakan untuk memperoleh produk berbeda. Dengan kata lain, hanya keadaan awal dan akhir yang berpengaruh terhadap perubahan entalpi, bukan langkah-langkah yang dilakukan untuk mencapainya.
Hal ini menyebabkan perubahan entalpi suatu reaksi dapat dihitung sekalipun tidak dapat diukur secara langsung. Caranya adalah dengan melakukan operasi aritmatika pada beberapa persamaan reaksi yang perubahan entalpinya diketahui. Persamaan-persamaan reaksi tersebut diatur sedemikian rupa sehingga penjumlahan semua persamaan akan menghasilkan reaksi yang kita inginkan. Jika suatu persamaan reaksi dikalikan (atau dibagi) dengan suatu angka, perubahan entalpinya juga harus dikali (dibagi). Jika persamaan itu dibalik, maka tanda perubahan entalpi harus dibalik pula (yaitu menjadi -ΔH).

Selain itu, dengan menggunakan hukum Hess, nilai ΔH juga dapat diketahui dengan pengurangan entalpi pembentukan produk-produk dikurangi entalpi pembentukan reaktan. Secara matematis
\Delta H^\theta = \Sigma(\Delta H_{f~produk}^\theta ) - \Sigma(\Delta H_{f~reaktan}^\theta).
Untuk reaksi-reaksi lainnya secara umum
\Delta H^\theta = \Sigma(\Delta H_{products}^\theta ) - \Sigma(\Delta H_{reactants}^\theta).
Hukum Hess menyatakan bahwa perubahan entalpi keseluruhan dari suatu proses hanya tergantung pada keadaan awal dan akhir reaksi, dan tidak tergantung kepada rute atau langkah-langkah diantaranya. Dengan mengetahui ΔHf(perubahan entalpi pembentukan) dari reaktan dan produknya, dapat diramalkan perubahan entalpi reaksi apapun, dengan rumus
ΔH=ΔHfP-ΔH fR
Perubahan entalpi suatu reaksi juga dapat diramalkan dari perubahan entalpi pembakaranreaktan dan produk, dengan rumus
ΔH=-ΔHcP+ΔHcR
Sumber 1 : wikipedia.com
Bunyi Hukum Hess :
“Jumlah panas yang dibutuhkan atau dilepaskan pada suatu reaksi kimia tidak tergantung pada jalannya reaksi tetapi ditentukan oleh keadaan awal dan akhir.”
Hukum Hess menyatakan bahwa,
“entalpi suatu reaksi tidak dipengaruhi oleh jalannya reaksi akan tetapi hanya tergantung pada keadaan awal dan keadaan akhir. Jadi untuk menentukan entalpi suatu reaksi kita bisa memperolehnya dengan mengambil semua jalan yang tersedia”
Artinya untuk menentukan entalpi suatu reaksi tunggal maka kita bisa mengkombinasi beberapa reaksi sebagai “jalan” untuk menentukan entalpi reaksi tunggal tersebut. Hasil akhir yang akan kita peroleh akan menunjukkan nilai yang sama.
Sebagai contoh:
Entalpi pembentukan NO2 dapat kita cari dari reaksi berikut:
N2(g)  + O2(g)   ->   2NO2(g)  deltaH = 68 KJ
Dengan mengetahui entalpi standart pembentukan NO2 maka kita bisa menghitung besarnya berapa nilai entalpi untuk reaksi diatas.
Atau kita bisa menghitungnya dengan menggunakan kombinasi beberapa reaksi (minimal 2 reaksi dan bahkan bisa lebih) berikut:
reaksipembentukanNO2
Dengan mengethaui besarnya entalpi dari reaksi I dan II diatas maka kita bisa mencari entalpi pembentukan NO2. Tentu saja kita harus mengatur satu reaksi dengan reaksi yang lain agar nantinya jika kesemua reaksi dijumlahkan akan diperoleh reaksi yang diingkan.
Lalu apa kegunaan daripada hukum Hess? Salah satu manfaat hukum Hess adalah kita dapat menghitung entalpi suatu reaksi yang sangat sulit sekali diukur dilaboratorium.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan hukum hess adalah:
  • Kita dapat mengkombinasikan beberapa reaksi yang telah diketahui entalpinya untuk memperoleh entalpi reaksi yang kita cari.
  • Kebalikan dari suatu reaksi mengakibatkan perubahan tanda entalpi, artinya jika suatu reaksi berjalan secara eksoterm maka kebalikan reaksi tersebut adalah endoterm dengan tanda entalpi yang saling berlawanan.reaksikebalikan
  • Jika suatu reaksi dikalikan dengan suatu bilangan maka entalpi reaksi tersebut juga harus dikalikan dengan bilangan yang sama. reaksi
Sumber 2 : http://www.infogue.com/

Teori Kesetimbangan

Banyak reaksi-reaksi kimia yang berjalan tidak sempurna, artinya reaksi-reaksitersebut berjalan sampai pada suatu titik dan akhirnya berhenti dengan meninggalkanzat-zat yang tidak bereaksi. Pada temperatur, tekanan, dan konsentrasi tertentu, titik  pada saat reaksi tersebut berhenti sama. Hubungan antara konsentrasi pereaksi danhasil reaksi tetap. Pada saat ini reaksi dalam keadaan setimbang.Pada saat setimbang, kecepatan reaksi ke kanan sama dengan kecepatan reaksike kiri. Kesetimbangan di sini merupakan kesetimbangan dinamis, bukankesetimbangan statis. Jadi, sebenarnya reaksi masih ada tetapi karena kecepatannyasama, seakan-akan reaksi berhenti:
Clip_3

Atas dasar ini, dapat dianggap hampir semua reaksi berhenti pada kesetimbangan.Kesetimbangan dibagi menjadi homogen dan heterogen. Homogen bilakesetimbangan terdapat pada satu fase (gas, cairan tunggal, fase padat tunggal).Heterogen bila kestimbangan terdapat dalam lebih dari satu fase (gas-padat, gas-cairan, padat-cairan atau pada-padat). Kesetimbangan heterogen ditandai adanya beberapa fase. Kesetimbangan ini dapat dipelajari dengan 3 cara:a. Dengan mempelajari tetapan kesetimbangannya (dipakai untuk kesetimbangankimia yang berisi gas) b. Dengan hukum distribusi Nernst, untuk kesetimbangan suatu zat dalam dua pelarut yang tidak bercampur.c. Dengan hukum fase, untuk kesetimbangan yang umum.( Sukardjo, 2002).
Ada empat aspek dasar keadaan kesetimbangan, yaitu :
1.Keadaan kesetimbangan tidak menunjukkan perubahan makroskopik yang nyata.
2.Keadaan kesetimbangan dicapai melalui proses yang berlangsung spontan.
3.Keadaan kesetimbangan menunjukkan keseimbangan dinamik antara prosesmaju atau balik.
4.Keadaan kesetimbangan adalah sama walaupun arah pendekatannya berbeda
(Ratna, 2009b).

STEROID

Steroid adalah senyawa organik lemak sterol tidak terhidrolisis yang dapat dihasil reaksi penurunan dari terpena atau skualena. Steroid merupakan kelompok senyawa yang penting dengan struktur dasar sterana jenuh (bahasa Inggris: saturated tetracyclic hydrocarbon : 1,2-cyclopentanoperhydrophenanthrene) dengan 17 atom karbon dan 4 cincin. Senyawa yang termasuk turunan steroid, misalnya kolesterol, ergosterol, progesteron, dan estrogen. Pada umunya steroid berfungsi sebagai hormon. Steroid mempunyai struktur dasar yang terdiri dari 17 atom karbon yang membentuk tiga cincin sikloheksana dan satu cincin siklopentana. Perbedaan jenis steroid yang satu dengan steroid yang lain terletak pada gugus fungsional yang diikat oleh ke-empat cincin ini dan tahap oksidasi tiap-tiap cincin.
Lemak sterol adalah bentuk khusus dari steroid dengan rumus bangun diturunkan dari kolestana dilengkapi gugus hidroksil pada atom C-3, banyak ditemukan pada tanaman, hewan dan fungsi. Semua steroid dibuat di dalam sel dengan bahan baku berupa lemak sterol, baik berupa lanosterol pada hewan atau fungsi, maupun berupa sikloartenol pada tumbuhan. Kedua jenis lemak sterol di atas terbuat dari siklisasi squalena dari triterpena. Kolesterol adalah jenis lain lemak sterol yang umum dijumpai.
Beberapa steroid bersifat anabolik, antara lain testosteron, metandienon, nandrolon dekanoat, 4-androstena-3 17-dion. Steroid anabolik dapat mengakibatkan sejumlah efek samping yang berbahaya, seperti menurunkan rasio lipoprotein densitas tinggi, yang berguna bagi jantung, menurunkan rasio lipoprotein densitas rendah, stimulasi tumor prostat, kelainan koagulasi dan gangguan hati, kebotakan, menebalnya rambut, tumbuhnya jerawat dan timbulnya payudara pada pria. Secara fisiologi, steroid anabolik dapat membuat seseorang menjadi agresif

Penomoran pada steroid


Biosintesis

MVAPathwayfromAcCoAtoIsoprene.JPG
Steroid adalah salah satu bentuk triterpena termodifikasi, sehingga unit penyusunnya adalah isoprena, yaitu IPP dan DMAPP. IPP dan DMAPP dibiosintesis oleh tubuh dari Asetil Koenzim A, suatu C-2 hasil pelepasan CO2 oleh piruvat pada jalur metabolisme, lewat jalur asam mevalonat atau deoksisilulosa fosfat
Unit – Unit IPP dan DMAPP bereaksi memanjangkan rantai membentuk C-15, disebut farnesil. Dua FPP (Farnesil Pirofosfat) bergabung ekor-ekor membentuk skualena. Skualena teroksidasi membentuk epoksida, memungkinkan terjadinya siklisasi membentuk lanosterol

BAHAYA MENGGUNAKAN KAWAT GIGI

Kawat gigi atau biasa disebut dengan behel awalnya bertujuan untuk memperbaiki struktur gigi yang tidak rata dan rapi. Namun kini tujuan penggunaan kawat gigi sudah sedikit berubah. Kalau dulu orang akan merasa sedikit malu menggunakan kawat gigi, sekarang justru orang-orang yang memiliki gigi sudah rata dan bagus pun banyak yang menggunakan kawat gigi. Padahal penggunaan kawat gigi jika memang tidak benar-benar dibutuhkan bisa membahayaran kesehatan.
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) drg Zaura Rini Anggraeni, MDS menjelaskan pemasangan kawat gigi yang dilakukan oleh tukang gigi menimbulkan beragam efek samping. Terlebih pada gigi yang bermasalah baik untuk efek samping ringan hingga berat.
Setidaknya ada 3 resiko dan bahaya yang bisa mengancam pengguna kawat gigi. Berikut ini adalah beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan jika menggunakan kawat gigi atau behel seperti yang dikutip dari inilah.com.
1. Karang Gigi
Karena area di bawah dan di sekitar kurung logam dan kawat yang sulit untuk dibersihkan, sisa-sisa makanan bisa terjebak di daerah-daerah yang sulit dijangkau sikat gigi, yang mengarah ke penumpukan plek.
Hal ini mengakibatkan orang dengan kawat gigi logam dapat berisiko tinggi mengalami kerusakan gigi dan penyakit gusi. Untuk menghindari masalah ini, Anda harus menggunakan sikat khusus untuk membersihkan gigi Anda.
2. Penyakit Menular Seksual
Kawat logam yang dipasang pada gigi Anda sering berbenturan dan dapat menyebabkan luka kecil pada bibir dan bagian dalam pipi Anda. Nah, saat Anda terlibat dalam aktivitas seksual seperti seks oral atau bahkan berciuman, luka kecil di dalam mulut Anda akan menyediakan jalan masuk untuk penyakit, termasuk hepatitis dan HIV, memasuki aliran darah Anda.
3. Alergi
Kawat gigi logam mengandung berbagai logam, termasuk nikel, tembaga dan kromium. Sekitar 30 persen pasien ortodontik dari semua pasien ortodontik lainnya memiliki alergi terhadap logam ini yang dapat menyebabkan rasa sakit dan telinga tersumbat.
Selain itu, pasien yang tidak memiliki alergi sebelum mereka memakai kawat gigi berpotensi terkena alergi setelah mereka memakainya. Untungnya, alergi terhadap nikel, tembaga dan kadmium umumnya ringan dan mudah diobati dengan mengubah jenis logam yang digunakan dalam kawat gigi.
Nah, untuk anda yang memang ingin memperbaiki struktur giginya dan ingin menggunakan kawat gigi atau behel, pastikan anda memasangnya dirumah sakit atau dokter yang benar-benar sudah profesional.