Atas dasar ini, dapat dianggap hampir semua reaksi berhenti pada kesetimbangan.Kesetimbangan dibagi menjadi homogen dan heterogen. Homogen bilakesetimbangan terdapat pada satu fase (gas, cairan tunggal, fase padat tunggal).Heterogen bila kestimbangan terdapat dalam lebih dari satu fase (gas-padat, gas-cairan, padat-cairan atau pada-padat). Kesetimbangan heterogen ditandai adanya beberapa fase. Kesetimbangan ini dapat dipelajari dengan 3 cara:a. Dengan mempelajari tetapan kesetimbangannya (dipakai untuk kesetimbangankimia yang berisi gas) b. Dengan hukum distribusi Nernst, untuk kesetimbangan suatu zat dalam dua pelarut yang tidak bercampur.c. Dengan hukum fase, untuk kesetimbangan yang umum.( Sukardjo, 2002).
Ada empat aspek dasar keadaan kesetimbangan, yaitu :
1.Keadaan kesetimbangan tidak menunjukkan perubahan makroskopik yang nyata.
2.Keadaan kesetimbangan dicapai melalui proses yang berlangsung spontan.
3.Keadaan kesetimbangan menunjukkan keseimbangan dinamik antara prosesmaju atau balik.
4.Keadaan kesetimbangan adalah sama walaupun arah pendekatannya berbeda
(Ratna, 2009b).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar